Selamat Datang Di Blog Suasana Sejuk Para Penikmat Blog

Senin, 25 November 2019

PUISI TENTANG GURU

Guruku

Engkau selalu sabar dalam menghadapi ku ..
Engkau selalu tabah memberikan ilmu ..
Oh guru ku ..
Engkau selalu sayang kepada ku
Meski aku membuatmu marah ..
Oh guru ku ..
Engkau memilih ku atau membimbing ku dijalan yang lurus ..
Engkau membuat ku sukses hingga saat ini.
(Oleh: Ali)

Sang pengabdi

Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
Berpacu waktu demi waktu
Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
Tak hirau dingin memagut
Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
Menari-nari di pelupuk mata menunggu
Untaian kata demi kata terucap seribu makna
Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa
Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Menyaksikan tingkah polah sang penerus
Canda tawa penghangat suasana
Hening sepi berkutat dengan soal
Lengking suara kala adu argumen
Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Entah berapa tinta tergores di papan putih
Entah berapa lisan terucap sarat makna
Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi
Entah berapa ajaran budi kau tanamkan
Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi
Berserah diri mengharap kasih Ilahi
Ilmu kau beri harap kan berarti
Satu persatu sang penerus silih berganti
Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri
Kau tetap di sini setia mengabdi
Sampai masa kan berakhir nanti.
(Oleh: Zaniza)

SUMBER :https://titikdua.net/puisi-guru/

Sejarah Hari Guru yang Diperingati Setiap 25 November


     Hari Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya.
Di beberapa negara, hari guru merupakan hari libur sekolah.Di Indonesia, ketika peringatan Hari Guru maka para siswa melaksanakan upacara.
     Peringatan Hari Guru setiap negara pun berbeda-beda.Rusia Hari Guru diperingati pada 5 Oktober, Singapura pada 1 September, Korea Selatan 15 Mei, dan masih banyak negara lain yang merayakan Hari Guru dengan tanggal yang berbeda.

Sejarah singkat PGRI dikutip dari pgri.or.id:
     Organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah.
Tidak mudah bagi PGHB memperjuangkan nasib para anggotanya yang memiliki pangkat, status sosial dan latar belakang pendidikan yang berbeda.Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh, mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda.
Hasilnya antara lain adalah Kepala HIS yang dulu selalu dijabat oleh orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia.
     Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas.Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 sampai 25 November 1945 di Surakarta.
Melalui kongres ini segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama dan suku, sepakat dihapuskan.
     Mereka adalah guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.Di dalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan.
Sebagai penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.

Minggu, 24 November 2019

Kata Motivasi Tokoh Dunia bahwa Belajar Sangatlah Penting

1. Nabi Muhammad SAW

“Jika seseorang bepergian dengan tujuan mencari ilmu, maka Allah akan menjadikan perjalanannya seperti perjalanan menuju surga”.

2. Nelson Mandela

“Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan pendidikan, Anda dapat mengubah dunia”.

3. Mahatma Gandhi

“Hiduplah seolah engkau mati besok. Belajarlah seolah engkau hidup selamanya”.

4. Albert Einstein

“Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh”.

5. Bill Gates

“Adalah baik untuk merayakan kesuksesan, tapi hal yang lebih penting adalah untuk mengambil pelajaran dari kegagalan”.

6. Mario Teguh

“Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan”.

7. Henry Ford

“Berpikir adalah kegiatan tersulit yang pernah ada. Oleh karena itu hanya sedikit yang melakukannya”..

8. Brigham Young

“Jika anda mendidik seorang pria, maka seorang pria akan terdidik. Tapi jika anda mendidik seorang wanita, sebuah generasi akan terdidik”.

9. Malcolm X

“Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini”

10. Confusius

“Berikan seorang pria semangkuk nasi dan Anda akan memberinya makanan untuk sehari. Ajarkan seorang pria memelihara padi dan Anda akan memberinya makanan seumur hidup”.

11. Martimer Adler

“Tujuan dari belajar adalah terus tumbuh. Akal tidak sama dengan tubuh, akal terus bertumbuh selama kita hidup”.

12. Ali Bin Abi Thalib RA

”Engkau berpikir tentang dirimu sebagai seonggok materi semata, padahal di dalam dirimu tersimpan kekuatan tak terbatas”.

13. Abigail Adams

“Pembelajaran tidak didapat dengan kebetulan. Ia harus dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun”.

14. Shim Shangmin

“Belajar memang bukan satu-satunya tujuan hidup kita. Tetapi kalau itu saja kita tidak sanggup atasi, lantas apa yang akan kita capai”

15. Azis White

“Sekolah maupun kuliah tidak mengajarkan apa yang harus kita pikirkan dalam hidup ini. Mereka mengajarkan kita cara berpikir logis, analitis dan praktis.”


SETELAH KALIAN MEMBACA KATA MOTIVASI INI SEMOGA KALIAN LEBIH GIAT DALAM MENGGAPAI ILMU


SUMBER : https://medium.com/@gogeniusid/15-kata-motivasi-tokoh-dunia-bahwa-belajar-sangatlah-penting-e207457a115

Jumat, 22 November 2019

Kuliner Tradisional Khas Tarakan

1. Sate Temburungun

Makanan Tradisional Khas Tarakan
Sumber gambar: Tribunnews
Nama makanan khas Tarakan satu ini mungkin masih terdengar asing di telinga. Namun, jika Toppers merupakan penggila seafood kuliner tradisional asal Tarakan ini wajib dicicipi.
Temburungun merupakan biota laut serumpun dengan kerang. Diracik dengan rempah-rempah setempat, Temburungun paling enak diolah menjadi sate. Makanan khas Tarakan satu ini paling populer disantap saat malam menjelang pergantian tahun baru.

2. Olahan Kepiting Soka

Makanan Khas Tarakan
Sumber gambar: Detik
Kuliner Tarakan memang kaya akan cita rasa laut. Makanan seafood khas Tarakan lain yang bisa dicoba adalah berbagai olahan dari Kepiting Soka. Berbeda dengan kepiting pada umumnya, kepiting jenis ini memiliki cangkang lebih lunak.
Berlibur ke Tarakan, Toppers bisa temukan banyak olahan dari Kepiting Soka, mulai dari Kepiting Soka Asam Manis, Saus Padang hingga sekedar digoreng garing sebagai camilan atau makanan ringan.

3. Sambal Goreng Tuday

Kuliner Tradisional Khas Tarakan
Sumber gambar: Selerasa
Hampir setiap wilayah nusantara memiliki sambal khas-nya masing-masing. Seperti sambal ikan Roa asal Manado, sambal bajak khas Jawa Tengah, hingga sambal matah asal Bali yang tengah populer.
Di Tarakan sendiri, Toppers bisa menemukan sambal goreng tuday yang terbuat dari aneka bumbu rempah, cabai, dan juga daging kerang. Kerap menjadi makanan khas saat acara pesta pernikahan, makanan khas Tarakan ini juga disajikan bersama tempe dan juga tahu yang makin menggugah selera.

4. Kapah

Makanan Tradisional Khas Tarakan
Sumber gambar: Flickr
Kapa atau Kapah adalah jenis kerang lainnya yang bisa ditemukan dengan mudah di pesisir pantai kota Tarakan. Tak heran jika tengah berkunjung ke pantai-pantai yang ada di kota Tarakan, Toppers bisa menemukan berbagai warung makan yang menjadikan Kapa sebagai menu makanan utamanya.
Makanan tradisional khas Tarakan ini diolah dengan cara direbus dan disajikan bersama sambal khas yang membuat rasanya menjadi sangat lezat.
Ditemani pemandangan pantai yang menenangkan, cita rasa kuliner Tarakan ini dijamin akan sulit dilupakan saat meninggalkan kota Tarakan.

5. Ikan Asin Richa atau Gami

Makanan Khas Tarakan
Sumber
Kota Tarakan memang kaya akan hasil laut. Tak heran jika produksi ikan asin asal Tarakan cukup maju dan berkembang. Salah satu panganan olahan ikan asin khas Tarakan yang populer adalah Ikan Asin Richa atau Gami.
Memiliki cita rasa pedas yang berpadu dengan gurih serta asinnya daging ikan, makanan tradisional khas Tarakan ini sangat pas untuk disantap bersama sepiring nasi hangat.

6. Ikan Asin Pepija

Kuliner Khas Asal Tarakan
Tokopedia
Olahan ikan asin lainnya asal Tarakan yang cukup digemari adalah Ikan Asin Pepija. Terbuat dari jenis Ikan Pepija, kuliner khas Tarakan ini dikenal juga dengan nama ikan asin tipis karena bentuknya yang tipis.
Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih membuat makanan asal Tarakan ini sedap disantap sebagai lauk dengan dicocol sambal favoritmu.

7. Kue Ciput

Makanan Khas Tarakan
Sumber gambar: Resep Nusantara
Untuk Toppers yang suka makanan manis, makanan khas Tarakan satu ini bisa dicoba. Terbuat dari kue renyah dengan rasa gurih yang diisi fla manis, kue khas Tarakan ini memiliki bentuk seperti keong membuatnya tampil menarik dan menggoda untuk dicicipi.

Resep Cara Membuat Donat Original



Kamu bisa menikmati donat empuk yang enak dengan resep donat sederhana ini.
Bahan:
  • 500 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram gula pasir
  • 11 gram atau 1 bungkus ragi instan
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1/2 sdt garam
  • 2 kuning telur
  • 100 gram mentega
  • 250 ml susu cair
Olesan:
  • Mentega
  • Cokelat yang sudah ditim
  • Meises cokelat
  • Selai
  • Gula halus
  • Sesusaikan dengan selera kamu
Cara Membuat:
  • Campur tepung terigu, gula, ragi instan, baking powder dan garam, aduk dengan tangan.
  • Tambahkan kuning telur, uleni hingga berbentuk butiran halus.
  • Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit. Uleni hingga tercampur rata.
  • Tambahkan mentega, uleni lagi dengan gerakan memutar, sesekali banting adonan. Lakukan hingga adonan licin dan kalis, kurang lebih 15 menit.
  • Kumpulkan adonan menjadi satu dalam baskom. Tutupi dengan kain bersih, diamkan selama 1 jam.
  • Tinju-tinju adonan hingga udara keluar dan adonan kempes.
  • Bagi adonan menjadi 30 bagian, buat bulatan seperti bola. Diamkan lagi selama 10 menit.
  • Lubangi masing-masing adonan, untuk hasil terbaik, lakukan dengan tangan.
  • Goreng donat dalam minyak panas menggunakan api kecil-sedang. Goreng satu bagian hingga menguning, lalu balik hingga semua bagian berwarna kuning keemasan.
  • Angkat, tiriskan dan tunggu hingga dingin.
  • Hias dengan toping sesuai selera.

TEMPAT WISATA BERSEJARAH DI KOTA TARAKAN

1. Wisata Sejarah Museum Rumah Bundar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Rumah Bundar
     Di kota Tarakan ini terdapat wisata sejarah yang bisa kita kunjungi sebagai salah satu objek wisata sejarah di kalimantan utara, selama ini mungkin masih banyak orang yang tidak tahu tentang wisata museum ini, karena itu disini kita akan memberikan sedikit informasi tentang museum rumah bundar Rumah bundar bukanlah istilah asli dari rumah ini.Rumah bundar hanyalah istilah dari warga kota Tarakan sesuai dengan memori masyarakat kota Tarakan, karena bentuk rumah ini yang beratap setengah lingkaran.
      Museum Rumah Bundar yang dapat anda kunjungi saat berada di Kota Tarakan. Bangunan ini didirikan oleh tentara Australia pada tahun 1945 sebagai tempat tinggal setelah merebut kekuasan dari tangan Jepang. Museum Rumah Bundar/Lengkung ini berada dikawasan perumahan kampung Baru tepatnya di jalan Danau Jempang Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah.

Pistol
Uang zaman dulu

Bekas baling-baling pesawat
Telepon zaman dulu
     Peninggalan yang banyak berbicara terkait sejarah perang dunia ke-2 di museum rumah bundar adalah foto peristiwa yang menceritakan pada zaman tersebut, dan harus diakui untuk benda bersejarah lainnya masih minim koleksi yang dimiliki museum rumah bundar. Koleksi yang bisa kita lihat di dalam museum rumah bundar ini adalah foto–foto yang menggambarkan kehidupan masyarakat  tempo dulu seperti pada jaman perang (foto – foto tropen Museum yang dikirim dari Belanda ) Terdapat serpihan baling–baling pesawat yang di temukan, sepatu bekas peninggalan Jepang, helm pasukan tentara sekutu, pedang  algojo Jepang, telepon jaman dulu, mobil kotak, uang jaman dulu, pistol, namun ada yang lebih menarik lagi isi rumah Bundar yang mengoleksi keramik yang usianya berkisar 400 sampai 600 tahun.

     Ada juga dokumen foto pertambangan minyak kini memberikan gambaran pada kita bagaimana peroses perjalanan sejarah Tarakan menjadi rebutan negara–negara industri yang puncaknya terjadi pada tahun 1945. Tercatat dan terekam dalam foto-foto yang sekarang ini dipajang dan dirawat oleh Disbudparpora kota Tarakan di dalam Rumah Bundar. Koleksi lainya yang bisa kita lihat beberapa alat perang berupa senjata dan pistol peninggalan VOC menyebutkan asal muasal benda ini awalnya dari  wilayah kabupaten Berau, senjata api laras panjang dan pistol ini berlabelkan VOC memang sedikit sekali keterkaitan antara VOC. Dengan Tarakan hubunganya dengan senjata tersebut , namun demikian bisa saja senjata ini dihubungkan dengan posisi  Tarakan sebagai jalan daerah perdagangan di wilaya hutara Kalimatan, bahwa pistol VOC ini merupakan gambaran senjata para pedagang VOC yang bukan tidak mungkin telah menjadikanTarakan sebagai rute dagang Berau dan juga ke TJ Selor/ TJ Palas pedalaman Kalimantan lainnya.

2. Monumen Tugu Australia di Tarakan, Kalimantan Utara
Tugu Australia
       Tugu australia merupakan salah satu bukti sejarah pergolakan politik perang dunia II di Tarakan (Borneo), Berlokasi di jalanpulau Kalimantan Kp. Satu 5 km dari pusat Kota atau sekitar 400 meter sebelah timur Kantor Walikota Tarakan  (Borneo).  Tugu ini dibangun untuk mengenang 225 tentara Australia Bridge ke-26 devisi 9 yang gugur dalam peperangan pembebasan (Borneo) dari tugas kesatuan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, berasal  dari negara bagian Victoria dan Australia Selatan. Bangunan ini berbentuk persegi panjang dan pada awalnya monumen tersebut juga difungsikan sebagai tanda pintu gerbang memasuki komplek makam yang berada di bagian utara, Atas permintaan Pemerintah Australia seluruh makam di pindahkan ke negara asalnya.                
Isi perjanjian monumen Australia

Isi perjanjian monumen Australia ini adalah “ Tiang dan jeruji peringatan ini menandai pintu masuk ke pemakaman perang Tarakan yang asli tempat 225 serdadu Australia dari brigade ke-26 divisi ke-9,  tentang kerajaan ke-2, Australia gugur di dalam pertempuran pembebasan Tarakan dari pendudukan Jepang pada tanggal 1 Mei 1945 s/d 15 Agustus 1945 plakat ini sebagai peringatan dan catatan resmi sejarah perjuangan mereka yang gagah berani agar kita tidak melupakan.






3. Bunker Logistik tempat bersejarah di Tarakan
Bunker Logistik
     Bangunan ini tempat menyimpan Logistik, peninggalan perang dunia II, dibangun antara tahun 1936 - 1939, bangunan ini berada di jl. nelayan, kel. juata laut kota Tarakan. Tidak jauh dari gudang logistik terdapat juga bangunan yang menurut warga sekitar dulunya digunakan untuk gardu listrik, sama juga dibangun antara tahun 1936 - 1939, bagunannya masih kokoh hingga sekarang. Selisih jarak beberapa meter kami temukan juga sebuah bangunan yang dulunya digunakan untuk persembunyian atau pertahana para tentara Belanda selain itu juga digunakan untuk gudang peluru dan peratatan perang lainnya, bunker ini dibangun sekitar tahun 1938. Bangunan - bagunan tersebut merupakan basis utama pertahanan Belanda untukt mengawasi keseluruhan jalur laut dan darat bagian barat memasuki Tarakan dari arah utara, tujuan utama pembangunan sarana ini adalah mengamankan sarana vital Belanda yakni pelabuhan laut dan udara, kawasan tambang minyak dan lingkungan kota. Bangunan - bagunan tersebut merupakan basis utama pertahanan Belanda untukt mengawasi keseluruhan jalur laut dan darat bagian barat memasuki Tarakan dari arah utara, tujuan utama pembangunan sarana ini adalah mengamankan sarana vital Belanda yakni pelabuhan laut dan udara, kawasan tambang minyak dan lingkungan kota.

4. Tempat Bersejarah di Peningki Lama
    Situs peningki lama dahulu merupakan basis utama pertahanan Belanda yang
dapat mengawasi keseluruhan jalur laut dan darat memasuki Tarakan dari arah selatan. Tujuan utama dibangunnya sarana pertahanan ini untuk mengamankan berbagai sarana vital Belanda, yakni pelabuhan laut dan udara, pertambangan minyak dan perkotaan.


      
     Sekitar 50 meter dari meriam, terdapat juga bunker yang digunakan untuk pengintaian, letaknya diatas bukit lebih tinggi dari lokasi meriam, selain itu masih ada lagi bunker-bunker peninggalan belada lainna, cuman sayang, kondisinya kurang terawat. Gambar di samping ini dari posisi meriam berada nampak jelas hamparan laut yang sangat luas, disinilah dengan leluasa para tentara belanda mengawasi musuh.

5. Makam Tentara Jepang Di Tarakan
Makam Tentara Jepang
      Setelah melalui perkampungan penduduk, barulah menemukan suatu bangunan seperti kuil Shinto. Di pintu masuk terdapat sumur dan ada tangga yang menuju ke pemakaman Jepang. Benar-benar terasa suasana Jepang seperti yang ada di komik-komik Jepang, kondisi bangunannya masih bagus tampak menarik dilihat, tamannya sendiritampak terawat baik. Didalamnya ternyata hanya ada satu makam Jepang.  Ternyata semua mayatnya dijadikan abu dan nisan yang ada satu itu dijadikan sebagai monumen peringatan bertuliskan kanji hitam untuk berdoa. Katanya wisatawan asal Jepang masih mendatangi dan mendoakan tentara-tentara Jepang disini.
   Tugu ini biasanya digunakan dalam upacara perabuan orang-orang Jepang. Konon, tugu ini telah ada jauh sebelum pasukan Jepang datang ke daerah ini. Disinyalir, dulu orang-orang Jepang singgah di tempat ini untuk berdagang sebelum akhirnya Tarakan dijadikan rute ekspansi tentara Jepang saat Perang Dunia II. Banyaknya pejuang Jepang yang tewas ketika berperang di Tarakan membuat di tempat ini banyak dikunjungi warga Jepang. Setiap tahunnya, dipastikan selalu saja ada orang Jepang yang datang untuk berziarah dan melakukan upacara perabuan.
  
6. Sejarah Loopghraf di Tarakan
      Bangunan ini warisan budaya peninggalan masa pendudukan Belanda, dibangun sekitar tahun 1938 untuk keamanan dan perlindungan penduduk dari serangan udara dimasa perang dunia ke II, lebih utama untuk keluarga pekerja penambang minyak Belanda Bataavsche Petroleum Maatchapij (BPM) .
Loopghraf
     Pada awalnya penduduk yang bermukim disekitar bangunan loopghraf ini merupakan pekerja tambang minyak BPM golongan rendah. Mereka menempati rumah dan bangsal sederhan yang ada disekitar bangunan loopghraf ini. Kini bangunan ini telah menjadi bagian dari warisan budaya yang dilindungi warisan budaya RI Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Memiliki nilai penting bagi perkembangan sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan pariwisata. Maka selayaknya kita semua dapat menjaga dan melestarikan kebudayaannya agar dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama.
   7. Sejarah Bandara Juwata Tarakan dan Pilboxs di Tarakan
     Bandara Internasional Juwata pada awalnya dibangun pada masa penjajahan Belanda dan digunakan sebagai pangkalan militer pesawat tempur mereka.  Pada awal penjajahan Jepang, pesawat tempur milik Jepang mendarat untuk pertama kalinya di Indonesia pada tanggal 11 Januari 1942 di Bandara Juwata. Bandara Juwata resmi dimiliki oleh pemerintah Indonesia sejak kemerdekaan Indonesia yang kemudian digunakan sebagai bandara perintis dan  hanya digunakan oleh pesawat-pesawat kecil. Pada tahun 2000, Bandara Juwata resmi dinyatakan sebagai bandara domestic setelah sebelumnya dilakukan peningkatan landasan pacu menjadi 1.850. Beberapa maskapai penerbangan yang menggunakan Bandara Juwata saat itu adalah Citilink, Bouraq Indonesia, Dirgantara Air Service, Mandala Airlines, Kartika Airlines, Pelita Air Service dan Merpati Nusantara Airlines. Penerbangan internasional pertama yang dilakukan di Bandara Juwata dilakukan sejak tahun 2006, dilaukan oleh Bouraq Indonesia dengan mengambil rute penerbangan Tarakan-Tawau. Penerbangan internasional yang dilakukan Bouraq Indonesia berakhir pada tahun 2000. Pada tahun 2006 Malaysia Airlines juga melayani rute penerbangan Tarakan-Tawau, dan berakhir pada tahun 2010. Pada bulan Februari 2012 maskapai Malaysia Airlines kembali melayani rute penerbangan Tarakan-Tawau, namun dioperasikan oleh MASwings. Sejak 1 Juli 2012 mereka menambah rute penerbangan baru, yaitu rute penerbangan Tarakan-Kinabalu.

Bandara Juata Tarakan

Pilboxs
Dan di wilayah yang berdekatan dengan bandara Juwata terdapat Pilboxs yang dulu di buat oleh Belanda. Dibangun  pada masa pemerintahan kolonial Belanda 1939, selain sebagai tempat pengawasan kawasan bandara juga menjadi tempat pengintaian musuh yang akan menyerang kawasan tersebut. Terbuat dari cor beton bertulang dengan ketebalan 30 cm berbentuk persegi delapan dengan tinggi 3 meter dan diameter  6 meter. Mengapa harus membangun pertahanan seperti ini? Karna salah satu fasilitas di kota Tarakan yang menjadi incaran paling srategis ketika berperang adalah di bandara. Sehingga dibangunlah pertahanan dari pilboxs ini sendiri.
Itu dia hasil dari observasi kami tentang tempat wisata bersejarah di kota Tarakan. Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca semua dan lebih mencintai sejarah yang ada di kota Tarakan ini.

CARA MENAMBAHKAN HEWAN PELIHARAAN KE DALAM BLOG

Selamat Datang di  Blog Orang IT  . Beberapa orang sangat menyukai hewan peliharaan apapun jenis nya , ketika membuat blog mereka berusah...